Jakarta, Harian Umum-Untuk memenuhi kebutuhan air bersih penghuni rumah susun Daan Mogot, PAM JAYA membangun Instalasi Pengeloaan Air (IPA) Mookervart di Jakarta Barat. IPA Mookervart ini akan mengolah air sungai Mookervart menjadi air minum.
Instalasi canggih tersebut akan dibangun di area Rusun Daan Mogot Jakarta Barat dengan kapasitas produksi sebanyak 10 lps yang akan menambah jumlah pelanggan sekitar 9.700 pelanggan. IPA Mookervart ditargetkan akan selesai pada bulan Februari 2021 dan akan beroperasi setiap hari selama 24 jam dengan kualitas air olahannya sesuai standar air minum pada Permenkes 492 tahun 2010.
“Pembangunan IPA Mookervart ini memanfaatkan air dari Sungai Mookervart dan Waduk Daan Mogot sebagai sumber air bakunya dan akan diolah dengan teknologi komplit untuk memastikan kualitasnya. Ini merupakan salah satu quick win solution PAM JAYA dalam percepatan pelayanan," ujarDirektur Utama PAM JAYA, Priyatno Bambang Hernowo, saat groundbreaking IPA Mookervart, Kamis (12/11).
Dalam kesempatan ini terlihat Badan Pembina BUMD Pemprov DKI Jakarta, Dinas Sumber Daya Manusia, UPRS Daan Mogot, Badan Pengawas PAM JAYA dan Badan Regulator PAM JAYA. Pembangunan IPA Mookervart ini dilakukan jelang berakhirnya masa kerjasama mitra swasta.
"Teknologi super canggih ini membuktikan bahwa PAM JAYA sebagai salah satu BUMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan upaya percepatan pelayanan untuk meningkatkan akses air bersih ke masyarakat DKI Jakarta khususnya wilayah yang selama ini belum mendapatkan suplai air bersih," katanya.
IPA Mookervart dibangun oleh PAM JAYA untuk melayani kebutuhan air bersih di area Rusun Daan Mogot dengan mengambil sumber air baku yang berasal dari sungai Mookervart Jakarta Barat dan dioleh menggunakan teknologi Moving Bed Bio Reactor (MBBR). Teknologi MBBR ini mampu mengolah polutan organik dan amoniak dengan bantuan organisme yang tumbuh pada suatu media.
"Air baku yang dihasilkan tersebut akan diolah pada proses Ultra Filtration yang menggunakan membrane untuk memisahkan semua partikel seperti debu, bakteri, hingga virus. Sementara untuk memisahkan garam serta sisa polutan laut lainnya akan dilakuan dengan menggunakan teknologi Riverse Osmosis (RO) sehingga menghasilkan air berkualitas tinggi yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat," jelasnya.
Kasubbag TU UPRS Tambora, Ahmad Khaerurohim selaku pengelola Rusun Daan Mogot menyambut gembira adanya IPA Mookervart ini. Menurutnya, air bersih adalah hal yang dinantikan oleh seluruh warga di area rusun Pesakih, Daan Mogot.
Seperti yang sudah diketahui bahwa cakupan layanan PAM JAYA saat ini adalah 64% dengan total pelanggan sebanyak 888.000 dan total air yang terdistribusi sebanyak 20.232 lps. Target cakupan layanan PAM JAYA pada tahun 2023 yaitu 82%. Saat ini Jakarta masih ketergantungan suplai air baku dari wilayah di luar kota Jakarta dimana 81% air baku berasal dari Waduk Juanda Jatiluhur, 14% berasal dari pembelian air curah PDAM Kabupaten Tangerang dan 5% berasal dari sungai-sungai yang berada di Jakarta. (Hnk)







