Jakarta, Harian Umum - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, besaran anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 2027 masih dalam tahap pembahasan, dan belum final.
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan agar anggaran MBG diturunkan, akan tetapi tidak jelas berapa besarannya, sementara dari kalangan DPR memperkirakan pemangkasan itu cukup siginifikan dari Rp268 triliun pada tahun 2026 ini, menjadi sekitar Rp 174 triliun.
"Oh, saya belum dengar (angka Rp174 triliun itu, masih kami diskusikan," kata Purbaya kepada wartawan di Jakarta, dikutip dari kompas.com, Rabu (8/7/2026).
Ia menjelaskan, BGN memang sempat mengusulkan penyesuaian anggaran program MBG, akan tetapi belum masuk dalam pembahasan yang diterimanya.
"Kata BGN akan mengurangi, tapi saya belum dapat angkanya. Ini belum masukkan itu," katanya.
Sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menilai anggaran Program MBG 2026 masih dapat diefisienkan hingga sekitar Rp 80 triliun.
Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, mengatakan, perhitungan internal Banggar menunjukkan ruang efisiensi anggaran masih lebih besar dibandingkan estimasi awal pemerintah.
"Banggar berpendapat, kalau hitung-hitungan Banggar, sebenarnya dari Rp 268 (triliun) itu (efisiensi) moderat Rp 68 triliun. Kalau mau efisien betul, sekitar Rp 80 triliun. Kita tunggu saja," kata Said di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (7/7/2026). (man)







