Jakarta, Harian Umum - Presiden Joko Widodo, Jumat (5/4/2024), melantik Marsekal Madya Mohamad Tonny Harjono sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), menggantikan Marsekal Fadjar Prasetyo yang akan memasuki masa pensiun.
Dalam pelantikan di Istana Negara, Jakarta Pusat, itu Joko Widodo juga menaikkan pangkat Tonny satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya, yakni dari Marsekal Madya menjadi Marsekal.
"Beliau ingin angkatan udara yang kuat, yang berarti bahwa angkatan udara yang kuat bukan berarti kita ingin menakut-nakuti musuh, bukan berarti kita ingin perang dengan negara-negara tetangga," kata Tonny usai dilantik.
Pada 2014-2016 Tonny merupakan ajudan Jokowi, sapaan Joko Widodo, dan setelah itu kariernya melesat dengan menduduki sejumlah jabatan strategis, mulai dari Komandan Lanud Halim Perdanakusuma pada 2018-2020, Staf Khusus KSAU pada 2020, Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) pada 2020 hingga 2022, Komandan Kodiklatau pada 2022, Panglima Koopsudnas pada 2022-2023, dan Panglima Kogabwilhan II pada 2023.
Pelantikan Tonny ini sekaligus menambah panjang daftar panjang orang-orang dekat Jokowi yang kariernya moncer.
Selain Tonny, berikut daftarnya:
1. Hadi Tjahjanto
Dia sosok pertama dari orang dekat Jokowi yang merasakan karier militernya melesat pesat. Hadi diketahui pernah bersama Jokowi ketika bertugas di Solo pada 2010 di mana saat itu dia menjabat sebagai Komandan Lanud Adi Soemarmo (2010-2011) dan masih berpangkat kolonel.
Ketika Jokowi menjadi presiden, abituren Akademi Angkatan Udara (AAU) 1986 ini seolah mendapatkan "keberkahan" karena pada 2017, Hadi dipercaya menjabat KSAU hingga 2018. Hanya menjabat setahun, Hadi langsung dipercaya menjabat Panglima TNI pada 2018, menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo.
Hadi purnatugas dari dunia militer dengan pangkat marsekal pada 2021. Posisinya sebagai Panglima TNI digantikan Jenderal Andika Perkasa yang sebelumnya menjabat KSAD.
2. Letjen Widi Prasetijono
Sosok ini merupakan orang dekat Jokowi yang merasakan karier cukup mulus. Jenderal bintang tiga ini pada 2011-2012 menjabat sebagai Komandan Kodim 0735/Surakarta, dan sempat merasakan kebersamaan dengan Jokowi yang kala itu menjabat sebagai Walikota Solo.
Ketika Jokowi menjabat sebagai Presiden di periode pertamanya, Widi dipercaya menjadi ajudannya (2014-2016) dengan pangkat kolonel. Setelah itu dipercaya mengemban sejumlah posisi strategis di TNI Angkatan Darat, mulai dari Komandan Korem 074/Warastratama pada 2017-2018, Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma pada 2018-2019, hingga Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro pada 2020-2022.
Di tahun yang sama, Widi mendapat promosi jabatan untuk menduduki posisi sebagai Komandan Jenderal Kopassus, dan kemudian dipromosikan lagi menjadi Panglima Kodam IV/Diponegoro pada 2022.
3. Jenderal Agus Subiyanto
Orang dekat Jokowi ini memiliki juga memiliki karier yang mulus. Kedekatan mereka bermula ketika Jokowi menjabat Walikota Solo dan Agus menjabat sebagai Komandan Kodim 0735/Surakarta.
Ketika Jokowi menjabat sebagai Presiden, secara tidak langsung berdampak besar terhadap karier Agus. Hal ini terlihat dari melesatnya karier militer Agus di beberapa jabatan ketika sudah berstatus sebagai perwira tinggi TNI Angkatan Darat, mulai dari menjabat sebagai Komandan Korem 061/Surya Kencana dan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada 2020-2021. Khusus Korem 061/Surya Kencana, ia membawahi pengamanan wilayah teritorial dari Sukabumi, Cianjur, dan Bogor. Korem 061 juga bertanggung jawab atas keamanan Istana Bogor.
Kemudian, Panglima Kodam III/Siliwangi, Wakil KSAD, KSAD, dan Panglima TNI. Baca juga: Diwarnai Flypast F-16, Marsekal Fadjar Resmi Serahkan Jabatan KSAU ke Marsekal Tonny Harjono Agus mengaku memiliki hubungan yang dekat dengan Jokowi. Kedekatan ini disebut sebatas kerja, bukan personal.
"Jadi kalau kedekatan itu saya pernah juga, kedekatan sama Presiden itu saya (saat menjadi) Dandim (Surakarta tahun 2011) ya. Kedekatan ya kita kedekatan kerja ya gitu, task oriented," ujar Agus saat ditemui usai Apel Siaga di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, pada 8 November 2023.
4. Jenderal Maruli Simanjuntak
Sosok ini juga dikenal sebagai orang dekat Jokowi. Abituren Akmil 1992 ini pernah menduduki posisi sebagai Komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada 2016. Grup A merupakan grup Paspampres yang melekat langsung dalam pengamanan presiden dan keluarganya.
Dari Komandan Grup A Paspampres, Maruli mendapat promosi jabatan dan mengemban amanat sebagai Komandan Korem 074/Warastratama (Solo). Lalu, pada April 2017, Maruli kembali bergabung dalam Korps Paspampres dan menjabat sebagai Wakil Komandan Paspampres. Pada Oktober 2018, Maruli mendapat promosi jabatan sebagai Kasdam IV/Diponegoro. Baru satu bulan menjabat, Maruli kembali mendapatkan promosi sebagai Komandan Paspampres.
Ketika itulah pangkat Maruli naik menjadi dua bintang atau Mayjen. Maruli menjabat sebagai Komandan Paspampres hingga tahun 2020 sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Pangdam IX/Udayana. Selanjutnya pada Januari 2022, Maruli ditunjuk menjadi Pangkostrad. Pangkatnya naik satu tingkat lebih tinggi menjadi letnan jenderal atau jenderal bintang tiga.
Tak berhenti sampai di situ, Maruli menapaki puncak kariernya di matra darat dengan menduduki posisi KSAD setelah dilantik Jokowi pada November 2023.
5. Mayjen Deddy Suryadi
Sosok ini juga dikenal sebagai orang dekat Jokowi. Deddy pernah menjadi ajudan Jokowi pada 2017-2019. Setelah menjadi ajudan Jokowi, Deddy menduduki sejumlah posisi strategis. Di antaranya, Komandan Korem 074/Warastratama pada 2021, Wakil Danjen Kopassus pada 2021-2022, dan Kasdam IV/Diponegoro pada 2022-2023. Selanjutnya, ia mendapat promosi jabatan sebagai Danjen Kopassus pada 2023-2024 dan Pangdam IV/Diponegoro pada 2024.
6. Mayjen Mohammad Hasan
Mayjen Mohammad Hasan menjadi nama selanjutnya yang dekat dengan Jokowi. Diketahui, Hasan pernah menjabat Komandan Grup A Paspampres pada 2016-2019. Setelah itu, ia mengemban posisi sebagai Komandan Korem 061/Surya Kencana pada 2018-2019, Wakil Danjen Kopassus pada 2019-2020, dan Danjen Kopassus pada 2020-2021.
Kemudian ia dipercaya sebagai Pangdam Iskandar Muda pada 2021-2023 dan Pangdam Jayakarta pada 2023 hingga sekarang.
7. Mayjen Tri Budi Utomo
Mayjen Tri Budi Utomo juga pernah menjabat sebagai Komandan Grup A Paspampres pada 2018-2019. Setelah itu, karier Tri Budi melesat naik dengan menjabat sebagai Komandan Korem 052/Wijayakrama pada 2019-2020, Wakil Danjen Kopassus pada 2020-2021, Komandan Paspampres pada 2021-2022, dan Pangdam VI/Mulawarman pada 2022 hingga sekarang.
8. Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Jenderal Listyo Sigit Prabowo merupakan Kapolres Kota Surakarta pada 2011. Sama halnya dengan perwira tinggi TNI yang disebutkan sebelumnya, Listyo sama-sama telah mengenal Jokowi ketika masih menjabat sebagai Walikota Surakarta. Pada periode pertamanya sebagai presiden, Jokowi menunjuk Listyo menjadi ajudannya. Setelah itu, karier Listyo perlahan merangkak naik.
Tercatat ia pernah menjabat sebagai Kapolda Banten (2016), Kadiv Propam Polri (2018), dan Kabareskrim Polri (2019). Pada 2021, Listyo ditunjuk Jokowi menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Aziz yang purnatugas dari Korps Bhayangkara.
9. Irjen Ahmad Lutfhi
Kapolda Jawa Tengah ini menjadi nama lain yang merasakan puncak karier kepolisian yang berawal dari penugasan di Surakarta.
Saat Jokowi masih menjabat sebagai Walikota Surakarta, Ahmad Lutfhi menduduki posisi sebagai Wakil Kapolres Kota Surakarta pada 2011. Setelahnya, Markas Besar Polri mempromosikan Ahmad Lutfhi menjadi Kapolres Kota Surakarta pada 2015 dan Analisis Kebijakan Madya Bidang Sosial Budaya Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri pada 2017.
Kemudian, Wakil Kapolda Jawa Tengah pada 2018 dan Kapolda Jawa Tengah pada 2020 hingga sekarang.
10. Nana Sudjana
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah ini menjadi nama berikutnya yang dekat dengan Jokowi. Nana diketahui menggantikan Gubernur Jawa Tengah sebelumnya, Ganjar Pranowo, yang masa periode pemerintahannya berakhir pada 2023.
Selain sebagai Pj Gubernur Jawa Tengah, purnawirawan Polri dengan pangkat terakhir komisaris jenderal ini diketahui merangkap jabatan sebagai Inspektur Utama di Sekretariat Jenderal DPRI RI. Dalam karier kepolisiannya, Nana tercatat pernah menjadi Kapolrestabes Surakarta pada 2010 ketika Jokowi masih menjadi Walikota Surakarta.
Jabatan strategis yang diemban Nana di lingkungan Polri di antaranya Wakil Kapolda Jambi (2015) dan Wakil Kapolda Jawa Barat (2016). Kemudian, Kapolda Nusa Tenggara Barat (2019), Kapolda Metro Jaya (2020), Kapolda Sulawesi Utara (2021), dan Kapolda Sulawesi Selatan (2022).
11. Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar
Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar merupakan perwira tinggi termuda di Polri. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1998 ini pernah menjadi ajudan Jokowi pada 2019. Setelah menjadi ajudan Jokowi, karier putra mantan Kapolri Jenderal (Purn) Da'i Bachtiar ini langsung melesat pesat.
Pada 2022, Adi Vivid dipercaya menjabat Direktur Tindak Pidana Siber Polri. Setelah itu, ia dipromosikan sebagai Wakil Kepala Polda Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2023 hingga sekarang. (sumber: kompas.com)






