Jakarta, Harian Umum - Tahun ini, untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu (27/5/2026), Presiden Prabowo Subianto membagikan 1.098 ekor sapi ke kota/kabupaten di Indonesia.
Dari 1.098 ekor sapi itu, 598 ekor di antaranya diserahkan kepada pemerintah daerah, dan sisanya, 500 ekor, diserahkan ke berbagai lembaga sosial, keagamaan, dan pondok pesantren.
Namun, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro mengungkap bahwa ke-1.098 ekor sapi itu dibeli dengan menggunakan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Jadi, sumber anggarannya dari APBN ya melalui anggaran Bantuan Presiden, Bantuan Kemasyarakatan Presiden," kata Juri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, 1.098 ekor sapi Prabowo itu berasal dari peternak lokal, dan harganya bervariasi, tergantung jenis, bobot dan lokasi peternaknya.
Jenis sapi yang dibeli termasuk kategori premium seperti Simental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, sapi Bali, FH, Belgian Blue, dan Carolaise.
Rata-rata bobot sapi yang dibeli mencapai di atas 800 kilogram.
"Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak 100-an miliar," jelas Juri.
Mantan Ketua KPU RI itu juga mengatakan bahwa seluruh sapi itu sudah dipastikan sehat dan memenuhi syariat Islam untuk menjadi sapi kurban.
"Secara kesehatan sudah memiliki sertifikat atau surat keterangan kesehatan hewan. Jadi sapi-sapi sehat," katanya. (man)







