Jakarta, Harian Umum - Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli alias MTZ mengutarakan figur gubernur yang akan pimpin Ibu-kota harus mempunyai komunikasi yang bagus, terutama pada warga.
Hal tersebut disebutkan MTZ memberi respon dalam beberapa waktu kembali akan diadakannya kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), pada November kedepan.
"Persyaratan pertama komunikasi dengan masyarakat harus bagus ya," kata MTZ ke wartawan di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Rabu, 6 Maret 2024.
MTZ juga tidak enggan-segan mengkritik langkah komunikasi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang dinilai memiliki komunikasi yang jelek, terutama pada warga.
"Jadi tujuannya yang saat ini khususnya yang Pj, ya Pj Gubernur ini komunikasinya sangat buruk dengan warga," tutur MTZ.
Lantas, MTZ memberikan contoh, protes yang dikirimkan beberapa pesepeda masalah lenyapnya lajur sepeda di jalanan Ibu-kota. Menurut dia, Heru Budi Hartono benar-benar acuh untuk tindak lanjuti hal itu.
"Maka saat beberapa pesepeda tanya protes mengenai lenyapnya garis-gari, lajur sepeda itu dicuekin begitu," ungkapkan MTZ.
Selanjutnya, MTZ sayangkan, sikap cuek Heru Budi Hartono berkaitan fotonya yang terpajang di halte bis Transjakarta. Dan tas dalam program sembako murah yang warna biru.
"Terus selanjutnya lainnya , saat kita tanya mengenai photo ia yang berada di Transjakarta itu tidak ada jawaban benar-benar," sebut MTZ.
"Saat membagi bantuan sosial gunakan warna biru itu (jadi) pertanyaan di sosmed tidak ada jawaban," tambahnya.
Menurut MTZ, hal tersebut benar-benar menunjukkan langkah berbicara bekas Wali Kota Jakarta Utara itu benar-benar tidak jalan.
Karena itu, MTZ juga mengharap untuk Gubernur DKI Jakarta seterusnya harus mempunyai komunikasi yang baik sekali supaya ada bolak-balik dengan masyarakat Jakarta.
"Jadi diharap untuk mendatang dan tahun ini ya, gubernur itu harus dapat berbicara dengan masyarakatnya," pungkasnya.







