Jakarta, Harian Umum-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memiliki jalur sepeda sepanjang 63 kilometer yang tersebar di lima kota administrasi Jakarta. Namun, baru 22 Persen saja yang dioptimalkan, yakni sepanjang 14 kilometer di ruas Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, jalur sepeda sementara (pop up bike lane) lebih dioptimalkan di Jalan Sudirman-Thamrin karena pesepeda di ruas jalan ini lebih tinggi dibanding jalur sepeda lainnya. Di ruas jalan ini, kata dia, banyak berdiri perkantoran sehingga pekerja juga banyak yang memakai sepeda menuju tempat kerja.
“Di sisi lain pada ruas Jalan Sudirman-Thamrin ini, jalur sepedanya menyatu dengan pejalan kaki karena berada di trotoar,” ujar Syafrin di Jakarta, Kamis (18/6)
Dengan adanya peningkatan pesepeda di sana, kata dia, DKI lalu membuatkan jalur sepeda sementara di bahu jalan. Soalnya tidak hanya pesepeda saja yang jumlahnya meningkat, tapi pengguna angkutan umum lainnya seperti kereta MRT, dan bus Transjakarta juga meningkat.
“Otomatis ketika terjadi peningkatan volume angkutan umum, tentu akan ada pejalan kaki di sepanjang trotoar. Kami tidak ingin ada papasan antara pesepeda dengan pejalan kaki itu karena bisa berpotensi penyebaran Covid-19,” imbuhnya.
Syafrin berharap agar pesepeda di ruas jalan setempat untuk melintas di bahu jalan. Persoalan keamanan dari kendaraan bermotor, Syafrin menyatakan petugas telah memasang kerucut lalu lintas atau traffic cone di sepanjang jalan dengan total 14 kilometer di kedua arah.
Pemasangan traffic cone dilakukan pada hari Senin-Jumat dari pukul 06.00-08.00 dan pukul 16.00-18.00. Kemudian hari Sabtu pukul 06.00-10.00, dan pukul 16.00-19.00.
Pada 2019 lalu, DKI Jakarta meresmikan jalur sepeda sepanjang 63 kilometer secara bertahap. Pada fase 1, uji coba jalur sepeda sepanjang 25 kilometer dilakukan di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Proklamasi, Jalan Pramuka dan Jalan Pemuda.
Kemudian fase 2 dengan panjang jalur 23 kilometer dilakukan di Jalan Jendral Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim dan Jalan RS Fatmawati Raya.
Terakhir fase 3 sepanjang 15 kilometer berada di Jalan Tomang Raya, Jalan Cideng Timur, Jalan Kebon Sirih, Jalan Matraman Raya, Jalan Jatinegara Barat dan Jalan Jatinegara Timur. (hnk)







