Jakarta, Harian Umum - Sebuah kabar menyesakkan datang dari jagat Medsos terkait pencopotan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa oleh Presiden Prabowo Subianto dan diganti Suahasil Nazara.
Pelantikan Suasil sebagai Menkeu dilakukan Prabowo hari ini, Senin (14/9/2026), di Istana Negara, Jakarta.
Kabar itu disampaikan sejumlah akun X, salah satunya oleh pemilik akun @ArusPolitik, yang memposting video dengan logo Kumparan Bisnis.
Dalam video itu, Purbaya nampak sedang berdiri membelakangi kamera sambil menelepon. Ia mengenakan baju batik lengan panjang bermotif.
"PURBAYA KAGET DIPECAT LEWAT TELEPON SAAT RAPAT," teks itu muncul dengan background merah dan tulisan putih.
"Ini momen saat Purbaya dihubungi Istana jelang dicopot dari Menkeu, Senin (14/9)," teks dengan background biru dan tulisan putih itu muncul untuk menggantikan teks di atas .
"Purbaya ditelepon saat hadir dalam rapat DPD," teks ketiga muncul menggantikan teks kedua, juga dengan background biru dan tulisan putih.
"Purbaya terdengar bicara: "Iya, Pak, siap, Pak, saya masih di DPD," teks keempat dengan background biru dan tulisan putih muncul untuk menggantikan teks ketiga.
Untuk postingannya itu, @ArusPolitik_ membuat narasi begini:
Di PECAT Cuma Lewat Telpon 🥺
"Detik-detik Telepon yang Bikin Rapat Purbaya dan DPD Mendadak Dijeda"
"Pak Menteri, saya putus dulu. Karena ini ada telepon dari Men... (suara tidak jelas) Pak Menteri tolong dilihat.
Teleponnya... ada... (suara tidak jelas)," kata pimpinan kepada Purbaya.
Purbaya lantas menghentikan paparannya. Ia menengok kepada jajaran agar menindaklanjuti telepon yang dimaksud. Rapat terpantau dihentikan beberapa menit
Jakarta, Harian Umum - Sebuah kabar menyesalkan datang dari jabatan medsos terkait pencopotan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa oleh Presiden Prabowo Subianto dan diganti Suahasil Nazara.
Pelantikan Suasil sebagai Menkeu dilakukan Prabowo pada hari ini, Senin (14/9/2026), di Istana Negara, Jakarta.
Kabar itu disampaikan sejumlah akun X, salah satunya oleh pemilik akun @ArusPolitik, yang memposting video dengan logo Kumparan Bisnis.
Dalam video itu, Purbaya nampak sedang berdiri membelakangi kamera sambil menelepon. Ia mengenakan baju batik lengan panjang bermotif.
"PURBAYA KAGET DIPECAT LEWAT TELEPON SAAT RAPAT," teks itu muncul dengan background merah dan tulisan putih.
"Ini momen saat Purbaya dihubungi Istana jelang dicopot dari Menkeu, Senin (14/9)," teks dengan background biru dan tulisan putih itu muncul untuk menggantikan teks di atas .
"Purbaya ditelepon saat hadir dalam rapat DPD," teks ketiga muncul menggantikan teks kedua, juga dengan background biru dan tulisan putih.
"Purbaya terdengar bicara: "Iya, Pak, siap, Pak, saya masih di DPD," teks keempat dengan background biru dan tulisan putih muncul untuk menggantikan teks ketiga.
Untuk postingannya itu, @ArusPolitik_ membuat narasi begini:
Di PECAT Cuma Lewat Telpon 🥺
"Detik-detik Telepon yang Bikin Rapat Purbaya dan DPD Mendadak Dijeda"
"Pak Menteri, saya putus dulu. Karena ini ada telepon dari Men... (suara tidak jelas) Pak Menteri tolong dilihat.
Teleponnya... ada... (suara tidak jelas)," kata pimpinan kepada Purbaya.
Purbaya lantas menghentikan paparannya. Ia menengok kepada jajaran agar menindaklanjuti telepon yang dimaksud. Rapat terpantau dihentikan beberapa menit".
Netizen pun ramai mengomentari postingan itu. Ada yang mengomentari kinerja Purbaya selama menjadi Menkeu, tapi ada yang mengkritik istana karena menilai, pemecatan seorang menteri melalui telepon sangat tidak pantas dan tidak beretika.
"Contoh buruk dalam manajemen negara. Hal ekonomi lagi, yakin investor bakal berani masuk, lihat kekakuan pemimpin negara begini. banyak cara buat suasana adem. Malah pilihan cara ribut dan penuh konspirasi," kata @mangkuto78.
"Walau memang tidak bagus kinerjanya harusnya ada rasa hormat kepadanya seperti saat melantiknya. Tunggu waktu saat sudah selesai tugas lalu dipanggil ke istana dan baru besok pagi proses pergantiannya. Kecuali ada sesuatu yg mendesak dan membuat malu Presiden," kata @rubiavianto.
Bahkan tak sedikit yang curiga kalau pencopotan Purbaya atas tekanan pihak tertentu terhadap Prabowo.
"Anjay ceritanya ada yg bales dendam, sebelum matahari terbenam harus diganti," kata @_VUXU.
'Sepertinya karena tekanan dari orang-orang yang punya kepentingan dan yang mempengaruhi Presiden sangat kuat," kata @ichan_norax.
(rhm)





