Jakarta, Harian Umum - Angka kemiskinan di wilayah Jawa Tengah masih tinggi. Hal tersebut memdapatkan perhatian serius dari bakal calon gubernur dari partai Gerindra , Sudirman Said. Ia ingin pengentasan kemiskinan jadi program prioritas jika ia terpilih menjadi Gubernur.
"Padahal kita di Jawa, segalanya tersedia. Jika dibanding provinsi terpandang lain, kemiskinan di Jateng akut," kata Sudirman saat menyampaikan visi dan misi dihadapan kader PAN di Kabupaten Grobogan, Sabtu kemarin.
"Kemiskinan di Jateng memprihatinkan. Bahkan, ada bayi meninggal dunia karena diajak berjalan berkilo-kilometer hanya untuk berobat. Bahkan ketika berobat pun, banyak pasien miskin diabaikan atau tak diterima. Ironis sekali. Nah, dari tingkat bawah ini kita benahi," tutur Sudirman.
Untuk menekan angka kemiskinan, pihaknya secara bertahap akan menggenjot perbaikan dari seluruh sektor penyangga perekonomian di Jateng. Diantaranya pengoptimalan sektor pertanian, pariwisata, teknologi dan industri.
Ia pun menyebut visinya yakni "membangun jateng mukti bareng".
"Di Jateng katanya 77 persen adalah petani gurem. Kenyataannya mayoritas petani hanya punya 0,2 hektar sawah, selebihnya buruh tani. Jika segala sektor tertata dengan baik dan berkesinambungan, insya'Alloh kemiskinan semakin berkurang.," katanya dengan semangat tinggi.
Di kesempatan itu, dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, PAN resmi menyatakan dukungannya terhadap Sudirman Said maju dalam pertarungan politik pada pemilihan Gubernur Jateng 2018. Surat rekomendasi ini akan melengkapi Surat Keputusan (SK) nanti kata Zulkifli.(tqn)






