Jakarta, Harian Umum- Dua Caleg Perindo untuk Dapil DKI Jakarta V menjanjikan kesejahteraan bagi warga Jakarta Timur (Jaktim) jika mereka dipilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta pada Pileg 2019.
Janji itu disampaikan dalam kampanye di lapangan kantor RW 012 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (27/3/2019).
Kedua Caleg tersebut adalah Agus A Chairudin, Caleg Perindo untuk Dapil V dengan nomor urut 9; dan Hana Velarya Priscylla, Caleg Perindo untuk Dapil V dengan nomor urut 6.
"Perindo punya visi dan misi menyejahterakan masyarakat. Maka, kalau kami diberi kepercayaan oleh bapak ibu sekalian untuk menjadi anggota DPRD, kami akan membuat warga Jakarta Timur sejahtera," kata Hana dalam orasinya.
Hal senada dikatakan Agus. Ia bahkan mengingatkan bahwa untuk menyejahterakan masyarakat, Perindo memiliki sejumlah program.
"Mungkin selama ini ibu dan bapak sekalian tahunya Perindo memberikan gerobak untuk usaha kecil, ya? Tapi sebenarnya tidak cuma itu, karena Perindo juga memiliki program investasi untuk usaha. Jadi, kalau ibu dan bapak punya warung, bisa bermitra dengan kami," katanya.
Direktur eksekutif Indonesia for Transparency and Akuntability (INFRA) ini memberitahu kalau program investasi tersebut dipimpin oleh bendahara DPD Perindo DKI Jakarta yang juga Caleg Perindo untuk Dapil V seperti dirinya dan Hana, yakni Hadi Chandra.
"Tapi sayang, hari ini Beliau tidak dapat hadir karena sakit, tapi nanti kita akan bertemu lagi dan membahas lebih dalam tentang program investasi ini. Setuju?" tanya Agus.
"Setuju ....!" jawab warga yang hadir.
Kampanye ini dimeriahkan dengan bazar sembako murah. Bahan pangan yang dijual adalah 2 liter beras dan 800 ml minyak goreng. Bahan pangan ini dijual Rp15.000/paket.
Hana menjelaskan, penjualan sembako ini terkait dengan misi Perindo menyejahterakan masyarakat.
"Dengan menjual sembako murah, kita mencoba meringankan beban warga," katanya.
Selama acara berlangsung yang dimulai sekitar pukul 16:00 WIB, hujan turun rintik-rintik, sehingga tempat acara mau tak mau harus dinaungi spanduk berukuran 3x5 meter.
Meski demikian, hujan tidak menyurutkan semangat Agus dan Hana untuk berkampanye. Warga pun tak ada yang bergeser meski harus berhimpit-himpitan di bawah bentangan spanduk.
Warga baru membubarkan diri satu persatu setelah mendapatkan paket sembako murah. (rhm)







