Jakarta, Harian Umum- Makin dekat hari pencoblosan Pemilu 2019 yang jatuh pada 17 April mendatang, Caleg Perindo dari Dapil DKI Jakarta V makin intensif menggalang dukungan warga agar dapat lolos ke DPRD DKI Jakarta.
Hari ini, Rabu (27/3/2019), tiga Caleg Perindo dari Dapil tersebut, yakni Agus A Chairudin, Caleg Perindo untuk Dapil V dengan nomor urut 9; Hana Velarya Priscylla, Caleg Perindo untuk Dapil V dengan nomor urut 6; dan Hendi Chandra, Caleg Perindo untuk Dapil V dengan nomor urut 1, menggelar acara silaturahmi dan bazar sembako murah di Jalan Cempedak 2 RW 03 Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Ini merupakan acara ketiga, setelah dua acara serupa sebelumnya digelar di RW 01 Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara; dan di RW 10 Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramatjati.
Dalam acara ini, ketiga Caleg untuk wilayah Kecamatan Kramat Jati, Jatinegara dan Duren Sawit ini menjual paket sembako yang terdiri dari 2 liter beras dan 800 ml minyak goreng dengan harga Rp15.000/paket.
Warga yang diperkenankan membeli adalah warga kurang mampu yang telah diberi kupon oleh jaringan tim sukses (Timses) ketiga Caleg ini. Mereka berasal dari wilayah Kelurahan Batu Ampar dan sekitarnya. Jumlah mereka mencapai 250 orang.
"Bazar ini merupakan wujud kepedulian kami dalam meringankan beban warga," kata Agus di sela-sela bazar.
Sayang, Hendi batal hadir karena sakit, sehingga praktis hanya Agus dan Hana yang dapat berkampanye. Mereka memperkenalkan diri sebagai Caleg Perindo, dan menyosialisasikan progam mereka dan program partainya.
Kata mereka, ada banyak keuntungan jika warga memilih mereka dan Perindo, karena mereka dan partainya peduli pada pengembangan UMKM dan peduli pada masyarakat kecil. Itu sebabnya slogan yang diusung adalah "Dari Rakyat, Untuk Rakyat, Menuju Jakarta Sejahtera".
"Jika kami terpilih dan duduk sebagai anggota Dewan, kami juga akan mempermudah berbagai jenis pelayanan untuk warga, termasuk pelayanan pengurusan KJP, mendapatkan Rusun, dan lain-lain," kata Agus.
Warga terlihat merespon janji-janji ini dengan antusias, sehingga terjadi dialog yang cukup panjang, karena di antara warga ternyata ada yang belum mendapatkan Kartu Lansia Jakarta (KLJ) dan ada yang anaknya pernah mendapat KJP, namun kini tidak lagi. Mereka berharap dapat solusi.
Usai acara, Hana mengatakan bahwa ia optimis mendapatkan kursi di DPRD DKI, karena setiap kali ia berkampanye, respon warga cukup baik.
"Yang juga saya rasakan, mungkin karena saya Caleg perempuan, warga sangat respek, sehingga komunikasi dengan mereka pun jadi enak," katanya.
Ketika ditanya apakah pola kampanye "keroyokan" seperti ini cukup efektif, mengingat suara yang diperebutkan berasal dari massa yang sama?
Hana mengatakan bahwa bagi dirinya, Agus dan Hendi, siapa pun yang akan lolos ke DPRD dari mereka bertiga, tidak masalah karena bagi mereka yang juga penting adalah kampanye ini dapat membuat Perindo memperoleh suara signifikan di Pileg 2019.
'Kalau kami lolos ke DPRD, tapi perolehan suara Perindo rendah, kan nggak bagus juga. Tapi kami sih berharap kami semua lolos ke DPRD," imbuhnya.
Dari keterangan wiraswastawati ini diketahui kalau Perindo punya 10 Caleg di Dapil DKI Jakarta V. Dengan Caleg sebanyak ini, DPD Perindo DKI Jakarta menargetkan memperoleh 2-3 kursi di DPRD DKI Jakarta. (rhm)







