Jakarta, Harian Umum - Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan pihaknya masih melakukan verifikasi terhadap laporan tentang 70 orang hilang saat terjadi rusuh 22 Mei lalu.
"Diverifikasi apakah hilang, atau ditangkap atau menyembunyikan diri karena takut atau karena apa," kata Ahmad seperti dilansir Tempo, Jumat, (31/5/2019).
Taufan pun memastikan Komnas HAM akan segera merampungkan verifikasi. "Kita upayakan secepatnya," kata dia.
Laporan orang hilang tersebut diterima Komnas HAM dari Tim Advokasi Korban 21-22 Mei 2019 pada Selasa, (28/5/2019) lalu. "Dari laporan itu, dua diantaranya merupakan anak usia 16 dan 17 tahun," katanya
Di tempat terpisah Koordinator KontraS Yati Andriyani mengatakan membuka pengaduan bagi anggota masyarakat yang keluarganya menjadi korban dalam aksi menolak hasil Pemilu 22 Mei lalu. Pengaduan dapat dilakukan baik secara online ataupun offline dengan datang secara langsung ke kantor KontraS, LBH Jakarta, ata LBH Pers," ujar Yati Andriyani. (Zat)







