Jakarta, Harian Umum- Pemprov DKI Jakarta cq Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) untuk kali pertama bakal menggelar Festival Baristra Jakarta demi mendongkrak angka kunjungan wisata, khususnya wisatawan mancanegara (Wisman).
Dana penyelenggaraan acara itu yang mencapai Rp670.606.156 telah diusulkan kepada Komisi B DPRD DKI Jakarta melalui Kebijakan Umum Anggaran (KUA)/Platform Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) 2019, dan dibahas di gedung Dewan, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2018)
"Apakah anggaran ini dapat disetujui?" tanya Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi, kepada anggotanya saat anggaran itu dibahas.
"Setuju ...!" sahut anggota Komisi B.
Meski demikian Kepala Bidang Informasi dan Pengembangan Disparbud DKI, Alberto Ali, mengakui kalau persetujuan ini belum final karena masih akan ada beberapa pembahasan lagi sebelum anggaran dapat digunakan, di antaranya pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2019.
"Kalau dalam pembahasan RAPBD juga disetujui, sehingga anggaran masuk APBD, baru kita bisa lega," katanya.
Alberto mengakui, karena anggaran belum final masuk APBD, ia belum dapat bicara banyak tentang festival ini. Meski demikian ia membocorkan bahwa festival ini kemungkinan akan digelar selama dua hari di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, dengan mengundang para pelayan bar atau barista dalam bahasa Italia, dari 33 provinsi di Tanah Air.
"Jadi, di festival itu nanti para barista meracik beragam jenis kopi dari Tanah Air, dan pengunjung dapat menikmati hasil racikannya itu," katanya.
Ketika ditanya mengapa yang diprogramkan Festival Barista, bukan yang lain? Albert menjelaskan bahwa kopi merupakan salah satu jenis minuman yang sangat digemari tak hanya oleh masyarakat Indonesia, namun juga masyarakat dunia, sehingga kedai kopi dapat dengan mudah ditemui dimana-mana, di seluruh dunia.
"Selain hal itu, negara kita juga kaya akan jenis kopi karena kita punya kopi jenis Arabika, Robusta, Kopi Luak, Kopi Gayo, Kopi Jawa, Kopi Sumatera, dan lain-lain. Kopi Indonesia sangat terkenal di mancanegara, sehingga ketika Gubernur Anies Baswedan berkunjung ke Buenos Aires, Argentina, Beliau mendapati ada kedai kopi khas Indonesia di sana. Kedai itu selalu ramai karena katanya, kopi Indonesia sangat enak," imbuh Albert.
Ia optimis Festival Barista dapat menarik minat wisatawan, termasuk Wisman, karena ketika event ini dipromosikan, para wisatawan tentunya akan tergugah untuk datang karena ingin menikmati berbagai jenis kopi khas Indonesia yang diracik para pelayan bar.
Ketika ditanya kira-kira bulan apa festival ini diselenggarakan? Robert juga belum dapat memastikan, namun katanya kemungkinan pada bulan dimana ada hari libur yang cukup panjang.
"Kungkinan Juni atau Juli atau di sekitar bulan-bulan itu," tegasnya. (rhm)






