Jakarta, Harian Umum - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terdiam saat ditanya perihal retreat kepala daerah yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Tito ke Istana, Selasa (4/3/2025), untuk buka puasa bersama dan mendengar taklimat Presiden Prabowo Subianto. Pejabat dari Kabinet Merah Putih yang lain juga datang.
Tito tidak menjawab saat media menanyakan pendapatnya soal retreat kepala daerah yang dilaporkan ke KPK, dan kemudian terlihat tersenyum.
Wamendagri Ribka Haluk juga bungkam saat ditanya pertanyaan serupa. Dia hanya melambaikan tangan dan menutup kamera HP wartawan saat ditanya soal pelaporan ke KPK itu.
Sebelumnya, Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi melaporkan dugaan korupsi terkait pelaksanaan retret atau orientasi kepala daerah di Magelang, Jawa Tengah, yang baru saja berakhir.
Pakar hukum tata negara Feri Amsari menyatakan, koalisi mencurigai ada praktik korupsi di balik penunjukkan PT Lembah Tidar sebagai pelaksana retreat karena perusahaan tersebut diduga diurus oleh kader Partai Gerindra.
"Di titik itu saja sebenarnya sudah ada konflik kepentingan dan proses pengadaan barang dan jasa pelatihan ini juga tidak mengikuti standar tertentu pengadaan barang dan jasa yang sebenarnya harus dilakukan secara terbuka. Itu gambaran awalnya," kata Feri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (27/2/2025).
Dalam kesempatan yang sama, peneliti dari Perkumpulan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Annisa Azahra menduga adanya konflik kepentingan karena sebelumnya kepala daerah terpilih diminta menyetor uang kepada tender retret.
"Ternyata kewajiban untuk ikut ini adalah adanya kewajiban untuk peserta ataupun para kepala daerah ini membayarkan biaya keikutsertaan," kata Annisa.
Annisa juga menyampaikan bahwa pihaknya melaporkan dugaan tidak adanya transparansi dalam pelaksanaan retreat.
"Tempat pelaksanaan itu juga ternyata tidak ada bukti bahwa mereka telah melalui proses yang sah untuk dapat menjadi pelaksana, gitu kan," ujarnya.
Terakhir, Annisa menilai pemerintah membuang-buang dana dalam pelaksanaan retret tersebut. Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. (man)




