Jakarta, Harian Umum-Sardjono Jhony Tjitrokusumo resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Usai meninggalkan Agung Wicaksono yang mengundurkan diri sebagai Dirut Transjakarta lantaran alasan keluarga pada 23 Januari 2020 lalu, moda transportasi andalan ibu kota ini dihakhodai Donny Andy Saragih yang juga mengundurkan diri pada 27 Januari 2020 lalu.
Dengan bergabungnya Jhony di Transjakarta diharapkan membawa kesegaran bagi Transjakarta untuk terus melakukan inovasi-inovasi yang lebih baik lagi, terutama hal pelayanan bagi pelanggan setia Transjakarta. Selain itu, pengangkatan Jhony diharapkan dapat membantu mengembangkan perusahaan transportasi terbesar di DKI Jakarta yang saat ini sudah mendukung 80 persen wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga lainnya menjadi lebih baik.
"Ada lima strategi, yaitu Peningkatan Pelayanan, Digital Revenue Stream, Biaya Efektif melalui program BMI / BDMI, Go Green dan Sinergi antar BUMD," ujar Jhony di Jakarta, Jum'at (29/5).
Dalam menyambut "Normal Baru", katanya, sesuai arahan Gubernur DKI jelas meminta Transjakarta untuk terus meminta tingkat pelayanan, keamanan dan keselamatan pengguna jasanya.
"Di luar daripada itu, kami terus menghimbau agar masyarakat untuk tetap berada di rumah dan membatasi aktivitas di luar rumah yang berpotensi terpapar Virus Corona COVID-19. Jaga kesehatan dan ketahanan tubuh," tegasnya.
Proses serah terima jabatan (sertijab) Dirut Transjakarta ini dihadiri langsung oleh kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) Faisal Syafruddin, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Yoga Adiwinarto, seluruh direksi PT Transportasi Jakarta dan disaksikan jajaran komisaris PT Transportasi Jakarta melalui aplikasi zoom.
Pelantikan Sardjono (Jhony) sebagai Direktur Utama PT Transportasi Jakarta berdasarkan hasil keputusan para pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Transportasi Jakarta tentang Perubahan Susunan Anggota Direksi yang ditandatangani Rabu, 27 Mei 2020.
Jhony sendiri sebelum bergabung dengan Transjakarta adalah seorang Penerbang yang pernah bekerja di beberapa Maskapai Dunia, pernah menjadi Direktur Utama Merpati Nusantara Airlines 2010-2012, Pendiri dan pemilik Perusahaan Leste Penerbangan di Timor Leste tahun 2013, Direktur Operasional Bandara Internasional Jawa Barat, Ketua Jawa Barat Partnership Enterprises, Pendiri Leste Development And Invesment Company tahun 2016 dan selanjutnya ia meminta sebagai Direktur Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura 1 (Persero) sejak 2017 hingga 2020 yang membawahi portofolio Bisnis Induk Usaha, IT dan Digitalisasi. (dju)







