JAKARTA, HARIAN UMUM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meraih penghargaan TOP Digital Awards 2020.
Gubernur Anies memenangkan penghargaan dalam kategori Top Leader on Digital Implementation 2020.
Dalam sambutannya Anies mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut. Menurut dia hal itu merupakan hasil kolaborasi banyak pihak yang juga patut diapresiasi kerja kerasnya.
"Kami bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan kepada Pemprov DKI Jakarta yaitu Top Digital Award 2020. Ini merupakan hasil dari kerja kolosal, kolaborasi dari begitu banyak pihak yang bekerja di belakang layar, terlibat dalam membangun ekosistem digital Jakarta," ucap Anies di Ballroom, Rafles Hotel Jakarta, pada Rabu (22/12).
Sementara itu Pemprov DKI Jakarta memenangkan penghargaan untuk 2 (dua) kategori, yaitu Top Digital Implementation 2020 on Province Government dan Top Digital Transformation Readiness 2020.
Anies menyebutkan beberapa inovasi yang dilakukan Pemprov DKI di bidang teknologi, seperti Super App JAKI untuk mengintegrasikan seluruh data dalam satu aplikasi digital, serta JakWIFI yang memfasilitasi internet hingga daerah terpencil di Ibu Kota.
"Di sisi lain, transformasi digital juga kita lakukan di dalam jajaran kita. Tujuannya agar sistem administrasi birokrasi bisa berjalan dengan mudah, bisa cepat, efisien, dan memastikan bahwa prinsip-prinsip good governance seperti akuntabilitas, transparansi bisa dilakukan dengan sebaik-baiknya," terang Gubernur Anies.
Anies berharap transformasi digital akan bisa terus dilakukan dalam payung kolaborasi. "Ke depan, transformasi digital akan terus kita lakukan dengan kebijakan yang tentu saja selalu berbasis kolaborasi. Karena, kita ingin melibatkan seluruh komponen masyarakat yang bisa ikut kontribusi agar ide, gagasan, inovasi terbaik yang ada di masyarakat bisa berpartisipasi aktif untuk sama-sama membangun kota Jakarta," lanjut Gubernur Anies.
Acara penganugerahan TOP Digital Awards 2020 turut dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika, Jhonny G. Plate sebagai keynote speech yang disampaikan secara virtual. Menteri Jhonny G. Plate yang mewakili Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin, menyambut baik kegiatan ini, menurut Jhonny G. Plate, kegiatan “TOP Digital Awards 2020” sejalan dengan komitmen dan upaya pemerintah untuk mengakselerasi transformasi digital di Tanah Air sekaligus sebagai kesiapan dalam memasuki era industri keempat (Industri 4.0).
"Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan akselerasi transformasi digital, di antaranya melalui peningkatan infrastruktur digital, terutama sarana pra sarana telekomunikasi dan internet, termasuk di daerah 3T. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk terus mendorong pengembangan ekonomi digital yang tahun 2021 diperkiraan mencapai Rp 337 Triliun atau naik 33% dari tahun 2020 yang berdasarkan riset Bank Indonesia (BI) selama 2020 nilai ekonomi digital mencapai Rp 253 Triliun,” ujarnya.
TOP DIGITAL Awards merupakan penghargaan bidang TI TELCO/ Teknologi Digital terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh majalah It Works.
Metode penilaian Top Digital Awards 2020
menggunakan 3 metode, yakni melalui kuesioner & wawancara penjurian, rekomendasi user atau masyarakat, serta melalui market research. Tahun ini mengusung tema “Top Digital Innovation & Implementation in New Normal”. Artinya, dengan terus melakukan inovasi dan transformasi digital, diharapkan bisa menjadi solusi sekaligus peningkatan daya saing (competitiveness) di era adaptasi kenormalan baru ini (the new normal era).
Kegiatan penilaian melibatkan lebih dari 800 perusahaan dan instansi pemerintahan. Kemudian, berdasarkan rekomendasi para pakar, konsultan, dan asosiasi TI TELCO ditetapkan 200 Finalis/Kandidat Pemenang.
Selama proses penilaian dan penjurian, Dewan Juri mengidentifikasi beberapa temuan penting dan merumuskan solusi strategisnya. Sebagai bagian dari upaya untuk membangun bangsa menuju Indonesia Maju, maka majalah It Works dan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards, akan menyampaikan dokumen “Rekomendasi TOP DIGITAL” kepada Presiden & Wakil Presiden RI, Kabinet Indonesia Maju, dan beberapa stakeholders lainnya. (Zat)







