JAKARTA, HARIAN UMUM - Masih banyak pengembang belum menyerahkan faasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) dan ke Pemprov DKI. Salah satunya terjadi di perumahan di kawasan Jakarta Barat.
Hal itu terungkap melalui laporan masyarakat saat anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra Inggard Joshua menggelar reses.
“Dari hasil reses kami di Jakbar, masyarakatnya mengeluhkan kalau pemukiman yang mereka tempati itu, ternyata pihak pengembangnya banyak yang belum menyerahkan fasos-fasum ke DKI,” ujar Inggard usai menggelar reses di Jakbar, Rabu (26/2/2020).
Inggard pun menyebut, dari sekian banyak perumahaan di Jakbar yang belum menyerahkan fasos-fasumnya diantaranya adalah perumahaan elit Green Garden.
“Jadi sejak di bangun tahun 1987, ternyata pihak pengembang perumahan Green Garden ini sampai sekarang belum menyerahkan fasos-fasumnya ke Pemprov DKI," ungkapnya.
Padahal akibat ulah pengembang nakal itu, masyarakat yang terkena dampaknya. Sebab mereka tidak pernah merasakan pembangunan yang diberikan oleh Pemprov DKI.
"Gimana pemerintah DKI mau membangun di perumahan tersebut, kalau pihak pengembangnya belum menyerahkan pengelolaan perumahan ke Pemprov DKI. Dan jelas yang dirugikan masyarakat,” tegas Inggard.
Karena itu, Inggard menegaskan, DPRD DKI akan mendorong Pemprov DKI segera menagih fasos fasum dari pengembang. "Nah kami di dewan akan mendorong Pemprov DKI agar segera menyelesaikan kewajibannya untuk memberikan fasos-fasum tersebut,” tandas Inggard. (Zat)







