Jakarta, Harian Umum- Sekitar 14.250 manusia lanjut usia (Lansia) di Jakarta mulai tahun akan mendapat tunjangan sebesar Rp600.000/bulan dari Pemprov DKI Jakarta.
Tunjangan itu digelontorkan melalui Kartu Lansia Jakarta (KLJ) yang dikelola Dinas Sosial (Dinsos), dan dilaunching Gubernur Anies Baswedan di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2017).
"Dinsos DKI Jakarta akan mengadakan kegiatan peluncuran KLJ, Kartu Lansia Jakarta, besok," jelas Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas Sosial DKI Miftahul Huda, kepada wartawan, Rabu (20/12/2017).
Dalam launching tersebut, sebanyak 4.500 dari 14.250 lansia yang mendapat tunjangan, akan hadir. Selain akan menerima KLJ dari Anies, para lansi juga akan mendapat bantuan berupa 500 buah kaca mata baca, kursi roda, serta kaki dan tangan palsu.
KLJ ini mengingatkan orang pada program pasangan Ahok-Djarot yang cukup bikin heboh saat menjelang putaran II Pilkada DKI 2017, dan namanya pun sangat mirip dengan program Dinsos ini, yakni Kartu Jakarta Lansia (KJL).
Tanpa didukung dana dari APBD DKI 2017, program itu mendadak muncul, sehingga ratusan lansia mengantre di tiga kantor cabang Bank DKI untuk membuka rekening agar mendapatkan tunjangan sebesar Rp600 ribu/bulan itu.
Program dadakan ini ditengarai sebagai salah satu bentuk money politic Ahok untuk memenangi Pilkada, sehingga tim advokasi Anies Baswedan-Sandiaga Uno melaporkan Bank DKI ke Bawaslu dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena dinilai telah terlibat kampnye. (rhm)






