Jakarta, Harian Umum - Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) masuk daftar pemimpin paling korup di dunia versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP), organisasi jurnalis investigasi terbesar di dunia sekaligus lembaga nonpemerintah yang fokus dengan isu korupsi.
Daftar pemimpin paling korup itu dirilis OCCRP di situs resminya.
Dalam daftar itu, nama Jokowi berada pada posisi ketiga dalam Person of the Year 2024 untuk kategori in Organized Crime and Corruption (Kejahatan Organisasi dan Korupsi).
Ada enam pemimpin negara yang masuk daftar untuk kategori ini, di mana berdasarkan voting pembaca laman OCCRP dan jurnalis di dunia, Presiden Suriah Bashar Al Assad yang belum lama ini digulingkan kelompok pemberontak dan mendapat suaka politik dari Rusia, berada di urutan pertama karena mendapat suara paling banyak dalam voting itu
Berikut daftar Person of the Year 2024 in Organized Crime and Corruption selengkapnya:
1. Mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad
2. Presiden Kenya William Ruto
3. Mantan Presiden Indonesia Joko Widodo
4. Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu
5. Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina
6. Pengusaha India Gautam Adani
"Kami meminta (voting) nominasi dari para pembaca, jurnalis, juri Person of the Year, dan pihak lain dalam jaringan global OCCRP. Para finalis yang memperoleh suara terbanyak tahun ini adalah.mantan.Presiden Suriah Bashar al-Assad, Presiden Kenya William Ruto, Mantan Presiden Indonesia Joko Widodo, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, Pengusaha India Gautam Adani," demikian laporan OCCRP, Selasa (31/12/2024).
Penerbit OCCRP Drew Sullivan mengatakan korupsi merupakan bagian mendasar dari upaya merebut kekuasaan negara dan menjadikan pemerintahan otokratis berkuasa.
"Pemerintah yang korup ini melanggar hak asasi manusia, memanipulasi Pemilu, menjarah sumber daya alam, dan pada akhirnya menciptakan konflik akibat ketidakstabilan yang melekat pada diri mereka. Satu-satunya masa depan mereka adalah keruntuhan yang kejam atau revolusi berdarah," kata Sullivan.
OCCRP adalah salah satu organisasi jurnalisme investigasi terbesar di dunia, yang berkantor pusat di Amsterdam, Belanda.
Belum ada pernyataan dari Jokowi terkait hasil voting OCCRP ini.
OCCRP membuka voting ke publik untuk menominasikan Corrupt Person of The Year sejak November 2024.. Pemilihan itu terbuka untuk umum dan dapat diakses melalui media sosial OCCRP. Publik diarahkan mengisi Google Form dan usulan nominasi ini dibuka hingga 5 Desember 2024.
Dalam laman Google Form yang disediakan OCCRP tertera bahwa mereka menerima nominasi dari publik, jurnalis, akademisi, pelaku bisnis dan penegak hukum. (rhm)







