Jakarta, Harian Umum - Kantor Hotman Paris Hutapea di Komplek Ruko Kensington, Jalan Boulevard Raya, Kelurahan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (20/7/2026) siang digeruduk sekelompok orang yang menamakan diri Activis Connection.
Massa ini protes karena Hotman bukan saja menjadi kuasa hukum eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, tapi gayanya yang dinilai arogan saat konferensi pers pada Jumat (17/7/2026) malam di Kejagung.
Massa berjumlah puluhan orang itu datang dengan membawa 1 mobil komando, 6 unit Mikrolet, serta bendera dan spanduk yang di antaranya bertuliskan: 'Hukum harus berdasarkan bukti, bukan pamer kekayaan dan sensasi', dan 'Tegakkan hukum, basmi advokat pembela koruptor perusak NKRI'.
"Hotman Paris harus menyampaikan klarifikasi di depan publik. Kemarin juga dia sempat menghina salah satu profesi, jurnalistik, menghina wartawan," teriak orator dari mobil komando.
Dalam salah satu pernyataannya, massa bahkan menilai kalau saat konferensi pers, Hotman telah melakukan pembodohan publik dan membangun narasi sesat karena mengesankan bahwa Febrie tidak terlibat kasus ASABRI dan korupsi batubara di PLN.
Aksi yang berlangsung damai dan tertib ini mendapat pengamanan dari belasan aparat Polsek Kelapa Gading. (man)







