Jakarta, Harian Umum - Menteri BUMN Erick Thohir membubarkan 7 BUMN yang selama ini kerap disebut-sebut sebagai BUMN zombie.
Menurut Wakil Menteri BUMN Kartika Wirdjoatmodjo, pembubaran ketujuh perusahaan pelat merah ini sejalan dengan keinginan Erick Thohir untuk melakukan transformasi di Kementerian BUMN.
"PPA kita perkuat lagi, PPA punya fungsi unik mengelola BUMN yang melakukan restrukturisasi dan tidak lagi punya kontribusi, kita lakukan pembubaran. Ada 7 BUMN yang kita lakukan pembubaran," ujar Tiko dalam jumpa pers Jumat (29/12/2023).
Ketujuh BUMN yang dibubarkan adalah:
1. PT Iglas
2. PT Industri Sandang Nusantara
3. PT Istaka Karya (Persero)
4. PT Kertas Kraft Aceh (Persero)
5. PT Kertas Leces (Persero).
6. PT Merpati Nusantara Airlines
7. PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (PANN).
Untuk PANN statusnya masih dalam proses pembubaran, tetapi Presiden Jokowi telah memberikan lampu hijau kepada Erick Thohir untuk membubarkan BUMN ini melalui Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2022 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah tahun 2023 yang diteken pada 23 Desember 2022.
Sebelumnya, rencana Erick menutup BUMN yang kondisinya seperti zombie itu sudah disampaikan sejak 2021. Kala itu, Erick mengatakan pembubaran akan dilakukan secepatnya tanpa perlu menunggu pengesahan revisi Undang-Undang (UU) BUMN.
Menurut Erick, UU BUMN masih digodok oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan akan membutuhkan proses lama.
“Saya enggak mau menunggu UU itu. Kalau memang bisa prosesnya lebih cepat, kenapa harus menunggu Undang-Undang? Kan itu perlu proses lama,” ujar Erick di Gedung Telkomsel Smart Office, Jakarta, Kamis, 30 September 2021. (man)





