Jakarta, Harian Umum - Presiden Jokowi mengumbar kata-kata indah tentang Pemilu 2024 di akun Twitter-nya, @jokowi, Senin (24/7/2023), tetapi netizen merespon dengan kritikan.
"Kita harus mempersiapkan dan menjaga Pemilu tahun depan agar hasilnya baik. Prosesnya juga baik. Sebagai pesta demokrasi, sudah seharusnya rakyat bergembira dengan adanya pemilu. Rakyat juga harus terbebas dari ketakutan-ketakutan dan tidak boleh ada pertengkaran-pertengkaran," kata Presiden asal Solo itu.
Sejak statemen diciutkan pukul 10:05 WIB, hingga pukul 13:37 WIB sebanyak 83.000 orang membacanya, tetapi hanya 1.568 orang menyukainya, sementara 336 orang me-retweet dan 288 orang berkomentar.
Dari 288 orang yang berkomentar itu, mayoritas mengeritik bahkan mencela karena sebelumya Jokowi menyatakan bahwa dia akan cawe-cawe terkait Pilpres 2024, dan bahkan dikabarkan mengendors Ganjar Pranowo sehingga dicapreskan PDIP, tetapi di sisi lain dia kabarkan mendukung Prabowo Subianto dan tidak menginginkan Anies Baswedan maju sebagai Capres di 2024, sehingga dari semua figur yang digadang-gadang bakal maju di Pilpres 2024, Anies satu-satunya Capres yang tidak mendapatkan perhatian Jokowi.
Anies bahkan diyakini tengah dijegal agar tidak dapat nyapres, antara lain dengan cara membiarkan KSP Moeldoko berupaya mengambil alih Partai Demokrat, dan menjadikan menteri-menteri Nasdem menjadi tersangka sebagaimana yang terjadi pada Sekjen Nasdem yang juga Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate.
Demokrat dan Nasdem merupakan partai pengusung Anies bersama PKS. Apa yang sedang dialami Nasdem dan Demokrat diyakini sebagai bentuk tenakanan agar kedua partai itu tidak mengusung Anies.
Berikut beberapa respon netizen atas pernyataan Jokowi:
"Nggedabruss (ngibul, red) ..," ejek @Putri96960977.
"benar kata pak fahri, sampai saat ini rakyat tertipu dg sifat keluguan," kata @AdamsIIham.
"Slrh pendukung Anda, menteri & kada/kades penjilat/pengkhianat tlh melanggar hkm/etika. Pangkal balanya Anda yg tak ngerti & pelanggar hkm/etika, yg menghalalkan sgl cara utk berkuasa. Skrg Anda bicara menjaga pemilu berhasil baik. Pernahkah Anda berpikir sblm/saat/sesdh bicara ?' @AMYU_AMIN.
"Ijin pak.. Kalau mau proses dan hasil yang baik.. Alangkah baiknya juga Bapak tidak usah ikut Cawe2 atau ambil bagian dari salah satu Capres demi menjaga Marwah Demokrasi dan Pemilu yang jujur dan Adil.. Terima kasih 🙏," kata @AhmadMulkan17.
"Pemilu akan Berjalan BAIK dan Demokratis dan Jurdil.....Klu Anda Sebagai Pimpinan Negeri ini Tidak Ikut CAWE - CAWE.... Harusx Anda Sebagai Pimpinan Negeri ini..Mengayomi semua Bacapres yg akan Berkontestasi Di Pemilu Tahun Depan...," kritik @DidikHe33367706.
(man)





