Jakarta, Harian Umum-Banyak postingan masyarakat terkait adanya kejahatan di tengah pemukiman. Kejahatan berupa begal, jambret dan lainnya seringkali memenuhi media sosial, grup facebook.
Seperti unggahan akun facebook Reiihan Oee pada Kamis (5/11) yang melaporkan adanya begal di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Begal yang tersorot oleh kamera pengawas (closed circuit television/CCTV) ini dibagikan pengguna medsos lainnya pada grup facebook berbeda.
"Kejadian Begal Daerah Jl Sukarela Gg Greja/Gg 4 Rt 06/Rw10. Kali Aja Ada Yg Kenal Ni Sama Begal Bisa Langsung Cepat Laporin Ke Polsek Penjaringan," tulis akun facebook Reiihan Oee pada grup Penjaringan-Jakarta Utara.
Dalam video ini, seorang pemuda tengah duduk di salah satu sudut gang yang kemudian didatangi pesepeda motor berbonceng tiga orang. Semula, pengendara itu terlihat berpura-pura menanyakan alamat. Namun, dua orang yang dibonceng terlihat turun sambil melihat-lihat situasi sekitar.
Tak berselang lama, salah satu pria dengan jaket hoodie mengeluarkan clurit dari balik jaketnya dan merampas ponsel pemuda tadi. Ketiga begal ini pun langsung tancap gas ketika barang yang dijadikan target begal berhasil didapat.
Unggahan ini pun menuai beragam komentar warganet. Akun Indra Jid misalnya, menuliskan "Viralkan! Kalau sdh di tangkap nangis minta maaf". Lain halnya dengan akun Reefs Saputra yang menuliskan komentar "wajah ke 2 begal tsb jelas terlihat. Polisi bisa langsung bertindak".
Maraknya unggahan kejahatan pada tayangn CCTV ini disinyalir semakin rawannya kejahatan di sudut Jakarta.
Sebelumnya, viral juga aksi kejahatan begal yang mengambil sebuah handphone milik seorang wanita.. Tayangan video rekaman CCTV memperlihatkan seorang wanita yang sedang berbicara dengan empat orang di pinggir jalan, dibegal HP-nya oleh seorang pengendara motor. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa siang, 3 November 2020, di Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Wanita yang menjadi korban begal tersebut menaruh ponselnya di kantong celana belakang. Tindakan korban kemudian memancing pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekat secara perlahan ke arah korban.
Kurangnya hati-hati, membuat pelaku yang menggunakan celana pendek dan jaket biru langsung meraih HP korban yang ada di kantong belakang celananya.
Sontak korban sadar dengan aksi pelaku dan berusaha mengejarnya. Namun pelaku yang menggunakan sepeda motor berhasil kabur. Belakangan, polisi berhasil meringkus pelaku begal ini. Dikabarkan, motif pelaku yang belum pernah melakukan kejahatan didorong karena kebutuhan keluarga saat dirinya tak lagi bekerja karena terkena PHK.
Beragamnya tindak kejahatan di Jakarta ini membuat masyarakat menjadi was-was. Mulai begal ponsel, jambret, hingga harus terjadi pembunuhan dengan sasaran anak kecil hingga orang dewasa termasuk anggota TNI. Meski Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memasang banyak CCTV di setiap penjuru ibu kota, namun kejahatan itu tidak bisa dicegah dengan baik. Tak sedikit, warga yang kehilangan nyawa akibat kejahatan ini. (hnk)







