Jakarta, Harian Umum - Kebakaran yang terjadi K-Link Tower Jalan Gatot Soebroto, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (15/7/2023) pagi diduga akibat tabung gas di kantin yang berada di lantai tujuh.
"Informasi sementara penyebabnya tabung gas dari kantin lantai tujuh," kata Kepala Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Syamsul Huda, seperti dilansir Republika.co.id.
Kebakaran gedung yang berada di samping kantor Kedutaan Besar Korea Selatan (Kedubes Korsel) cukup mengejutkan, karena lumayan besar.
Dari lantai tujuh, api membakar lantai-lantai di atasnya dan menciptakan asap tebal yang membumbung ke udara.
Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan 18 unit mobil pemadam dengan 90 personel untuk menjinakkan api.
Kasiops Suku Dinas Damkar Jakarta Selatan, Triyanto, mengatakan, kebakaran ini menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar dan dievakuasi ke rumah sakit.
"Korban jiwa tidak ada. Korban luka ada tiga, yang dua sudah ditangani RS, dan yang lain sudah bisa pulang," kata Triyanto kepada wartawan di lokasi.
Satu dari kedua korban yang dirawat saat ini berada di Rumah Sakit Medistra, sedang yang seorang lagi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mampang.
Triyanto mengatakan, ketiga korban merupakan karyawan restoran yang ada di lantai tujuh K-Link Tower. (man)





