Jakarta, Harian Umum - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya tidak akan melarang penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project (DWP) karena festival musik elektronik ini dapat menyerap tenaga kerja hingga 300-400 orang.
"Intinya, bagaimana Jakarta itu bisa menarik wisatawan sebanyak mungkin. (Jika) ada kegiataan ekonomi yang bisa menggerakkan lapangan kerja, kami harus dorong," katanya di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2017).
Diakui, acara DWP yang mengundang antusiasme para penggemar dugem, memang menimbulkan pro dan kontra. Kendati demikian, Sandi menegaskan bahwa DWP bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jakarta.
"Sekarang susah mencari kerja. Dengan kegiatan ini, bisa menyerap antara 300 sampai 400 lapangan kerja," jelasnya seperti dilansir Jpnn.
Terkait adanya penolakan dari sejumlah kalangan, terutama LSM, karena menilai kegiatan ini tidak sesuai budaya Indonesia dan mendekatkan generasi muda kepada Narkoba dan seks bebas, Sandi mengatakan kalau hal itu perlu disikapi.
Namun, tegasnya, selama acara itu tidak melanggar aturan, maka Pemprov DKI tetap akan mendukungnya.
"Jakarta tentunya adalah kota metropolis. Selama tidak melanggar hukum, melanggar aturan (DWP diizinkan),” katanya.
Sandi bahkan mengaku tak ingin berprasangka buruk terhadap acara yang diselenggarakan Ismaya Grup tersebut, dan ingin agar acara tahunan itu dapat terselenggara dengan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
Seperti diketahui, sejumlah LSM seperti Katar, Amarta, INFRA dan Gemais Betawi, juga warga Kemayoran, Jakarta Pusat, menolak DWP kembali diselenggarakan karena selain hanya mendorong generasi muda menjadi generasi yang hedonis, juga membuat mereka akrab dengan narkoba dan seks bebas.
Selain itu, acara yang tak lebih dari sekedar hura-hura dengan diiringi musik yang diremix para DJ dari dalam dan luar negeri itu, juga dinilai tidak sesuai dengan budaya ketimuran Indonesia.
DWP yang merupakan event tahunan setiap Desember, diselenggarakan di area Jakarta Fair milik PT Jakarta Internasional Expo (JIExpo) di Kemayoran, Jakarta Pusat.
Tahun ini yang merupakan tahun ketiga penyelenggaraan, DWP akan diselenggarakan pada 15-16 Desember dengan harga tiket termurah dijual dengan harga Rp620 ribu/orang. (rhm)







