TANGSEL, HARIAN UMUM - Sebanyak 150 tenaga pesapon (tukang sapu) dikerahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sejak tanggal 1 Januari lalu. Hal itu dilakukan pasca banjir yang melanda Kota Tangsel.
Dikatakan Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie bahwa tenaga pesapon sudah terjun ke lapangan, guna membantu masyarakat dalam membersihkan sampah yang terbawa oleh arus banjir ke lingkungan warga.
"Informasi yang masuk ke saya, ada sekitar 150 tenaga pesapon yang diterjunkan. Mereka turun ke lapangan sejak tangga 1 Januari kemarin," kata Benyamin saat dihubungi wartawan, Jumat (3/1/2019).
Benyamin pun menyatakan, seluruh jajaran di DLH terkait persampahan, turut memonitor dengan mendatangkan truk-truk sampah, guna mendistribusikan sampah ke TPA Cipeucang.
"Jadi para pesapon itu mengumpulkan sampah-sampah di tempat-tempat tertentu, yang nantinya diangkut oleh truk sampah untuk dibawa ke Cipeucang," tambahnya.
"DLH juga menyemprotkan disinfektan di TPA Cipeucang, agar tidak bau dan kuman penyakit tidak menyebar. Saya juga lihat sendiri bagaimana truk-truk sampah standby guna mengangkut sampah-sampah dari lingkungan masyarakat. Ya namanya banjir, pasti kan ada sisa kasur yang tidak terpakai, baju-baju yang sudah terendam dan tidak mungkin terpakai lagi, nah itu yang dibersihkan," katanya lagi.
"Jadi mereka disebar ke titik-titik banjir. Mereka itu bertugas mengumpulkan dan membersihkan sampah. Untuk Bidang Pertamanan, mereka sudah mulai membenahi taman-taman yang terkena dampak banjir," pungkasnya.







