Ponorogo, Harian Umum – Di tengah pandemi Covid-19, tambak udang di Pacitan, Jawa Timur bisa menjadi contoh pertahanan ekonomi. Tengok saja, Kolektif Tambak Udang Tawang 2 merupakan industri pembesaran udang yang terletak di Desa Tawang, Ngadirojo, Pacitan.
Tambak dengan luas tiga hektar ini dapat menghasilkan 100 ton udang vaname dewasa dalam satu kali panen. Hadirnya tambak ini juga berperan dalam program ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19 yang merupakan salah satu program dari Pemda dan Polres Pacitan.
Untuk mendukung industri tambak udang ini, PLN UP3 Ponorogo turut mendukung pasokan listrik kepada 2 pelanggan baru tambak udang dengan daya 194 kVA dan 131 kVA.
Pengoperasian pasokan listrik ini bertepatan dengan acara Penebaran Benih Udang yang diselenggarakan oleh Polres Pacitan. Dalam kegiatan ini hadir Manager UP3 Ponorogo, Redi Suzanto, jajaran Muspida Kabupaten Pacitan, Yudi Sumbogo selaku Wakil Bupati Pacitan, Kapolres Pacitan, Didik Hariyanto, Danramil, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan.
"Terimakasih kepada PLN atas kerjasamanya dalam kegiatan ini. Dikarenakan dalam menghadapi masa new normal, pihak Pemda dan Kapolres tengah mencanangkan program Desa Tangguh atau Tambak Tangguh, harapan untuk Tambak Tangguh agar dapat bertahan dimasa Covid-19. Sehingga membantu mengangkat perekonomian masyarakat sekitar," ujar Wakil Bupati Pacitan, Yudi Sumbogo, di Lokasi.
Pihak pengelola tambak mengucapkan terimakasih kepada pihak PLN atas partisipasi bantuan PLN menyambung listrik tambak. Tentunya hal tersebut menguntungkan bagi pihak tambak apabila dibandingkan dengan menggunakan genset.
“PLN merasa senang sekali dapat membantu masyarakat khususnya petambak yang mulai berkembang pesat di pesisir Pacitan ataupun Trenggalek, selain Tambak Tawang ada beberapa antrian tambak yang akan melakukan pasang baru listrik PLN. Tentunya hal tersebut turut meningkatkan produktivitas masyarakat dalam perekonomian sehari-hari” tutur Redi Zusanto. (hnk)







